Skip to content

Commit e8f106f

Browse files
authored
Update article.md
done
1 parent 1b37113 commit e8f106f

File tree

1 file changed

+9
-9
lines changed

1 file changed

+9
-9
lines changed

1-js/06-advanced-functions/10-bind/article.md

Lines changed: 9 additions & 9 deletions
Original file line numberDiff line numberDiff line change
@@ -245,11 +245,11 @@ alert( double(5) ); // = mul(2, 5) = 10
245245

246246
Panggilan pada `mul.bind(null, 2)` membuat function `double` baru yang memberikan panggilan terhadap `mul`, memperbaiki `null` sebagai konteksnya dan `2` sebagai argumen pertamanya. Argumen-argumen lebih lanjut yang diberikan "as is/sebagaimana adanya".
247247

248-
Itu dipanggil [partial function application](https://en.wikipedia.org/wiki/Partial_application) -- kita membuat sebuah function baru dengan memperbaiki beberapa parameter dari yang sudah ada.
248+
Itu dipanggil [partial function application](https://en.wikipedia.org/wiki/Partial_application) -- kita membuat sebuah fungsi baru dengan memperbaiki beberapa parameter dari yang sudah ada.
249249

250250
Harap dicatat bahwa disini kita tidak menggunakan `this`. Tapi `bind` memerlukannya, jadi kita harus meletakkan di dalam sesuatu seperti `null`.
251251

252-
Function `triple` di dalam kode dibawah ini melipatkan tiga kali lipat nilai tersebut:
252+
Fungsi `triple` di dalam kode dibawah ini melipatkan tiga kali lipat nilai tersebut:
253253

254254
```js run
255255
function mul(a, b) {
@@ -265,21 +265,21 @@ alert( triple(4) ); // = mul(3, 4) = 12
265265
alert( triple(5) ); // = mul(3, 5) = 15
266266
```
267267

268-
Kenapa kita umumnya membuat function parsial?
268+
Kenapa kita umumnya membuat fungsi parsial?
269269

270-
Manfaatnya bahwa kita dapat membuat sebuah function independen dengan nama yang dapat dibaca (`double`, `triple`). Kita bias menggunakannya dan tidak menyediakan argumen pertamanya setiap saat karena sudah diperbaiki dengan `bind`.
270+
Manfaatnya bahwa kita dapat membuat sebuah fungsi independen dengan nama yang dapat dibaca (`double`, `triple`). Kita bisa menggunakannya dan tidak menyediakan argumen pertamanya setiap saat karena sudah diperbaiki dengan `bind`.
271271

272-
Dalam kasus lain, aplikasi parsial berguna saat kita punya sebuah function generik dan menginginkan varian yang kurang universal untuk kenyamanan.
272+
Dalam kasus lain, aplikasi parsial berguna saat kita punya sebuah fungsi generik dan menginginkan varian yang kurang universal untuk kenyamanan.
273273

274-
Contoh, kita punya sebuah function `send(from, to, text)`. Kemudian, di dalam objek `user` kita mungkin ingin menggunakan varian parsial darinya: `sendTo(to, text)` yang dikirim dari user saat ini.
274+
Contoh, kita punya sebuah fungsi `send(from, to, text)`. Kemudian, di dalam objek `user` kita mungkin ingin menggunakan varian parsial darinya: `sendTo(to, text)` yang dikirim dari user saat ini.
275275

276276
## Menjadi parsial tanpa konteks
277277

278278
Bagaimana jika kita ingin memperbaiki beberapa argumen, tetapi bukan konteks `this`? Contoh, untuk sebuah method objek.
279279

280280
`bind` yang asli tidak mengizinkan itu. Kita tidak bisa begitu saja mengabaikan konteks dan lompat ke argumen.
281281

282-
Untungnya, function `partial` untuk mengikat argumen saja dapat dengan mudah diterapkan.
282+
Untungnya, fungsi `partial` untuk mengikat argumen saja dapat dengan mudah diterapkan.
283283

284284
Seperti ini:
285285

@@ -300,7 +300,7 @@ let user = {
300300
}
301301
};
302302

303-
// tambahkan metode parsial dengan waktu tetap
303+
// tambahkan method parsial dengan waktu tetap
304304
user.sayNow = partial(user.say, new Date().getHours() + ':' + new Date().getMinutes());
305305

306306
user.sayNow("Hello");
@@ -324,4 +324,4 @@ Biasanya kita menerapkan `bind` untuk memperbaiki `this` untuk sebuah method obj
324324

325325
Ketika kita memperbaiki beberapa argumen dari function yang ada, fungsi yang dihasilkan (less universal) disebut *partially applied* atau *partial*.
326326

327-
Parsial lebih mudah digunakan jika kita tidak ingin mengulangi argumen yang sama berulang kali. Seperti jika kita memiliki function `send (from, to)`, dan `from` harus selalu sama untuk tugas kita, kita bisa mendapatkan sebuah partial dan melanjutkannya.
327+
Parsial lebih mudah digunakan ketika kita tidak ingin mengulangi argumen yang sama berulang kali. Seperti jika kita memiliki fungsi `send (from, to)`, dan `from` harus selalu sama untuk tugas kita, kita bisa mendapatkan sebuah partial dan melanjutkannya.

0 commit comments

Comments
 (0)