Skip to content

Commit e6c87bb

Browse files
committed
Translate Event: typo: pengendali -> penangan
1 parent cfc5c2b commit e6c87bb

File tree

3 files changed

+42
-42
lines changed

3 files changed

+42
-42
lines changed

2-ui/2-events/01-introduction-browser-events/03-which-handlers-run/solution.md

Lines changed: 2 additions & 2 deletions
Original file line numberDiff line numberDiff line change
@@ -1,6 +1,6 @@
11
Jawabannya: `1` dan `2`.
22

3-
Pengendali pertama dijalankan, karena tidak di hapuskan oleh `removeEventListener`. Untuk menghapuskan pengendali kita harus meneruskan secara tepat fungsi yang telah di atur. Dan pada kode sebuah fungsi baru di teruskan, terlihat sama, tapi berbeda fungsi.
3+
penangan pertama dijalankan, karena tidak di hapuskan oleh `removeEventListener`. Untuk menghapuskan penangan kita harus meneruskan secara tepat fungsi yang telah di atur. Dan pada kode sebuah fungsi baru di teruskan, terlihat sama, tapi berbeda fungsi.
44

55
Untuk menghapuskan objek fungsi, kita harus menyimpan refensi ke fungsi tersebut, seperti ini:
66

@@ -13,4 +13,4 @@ button.addEventListener("click", handler);
1313
button.removeEventListener("click", handler);
1414
```
1515

16-
Pengendali `button.onclick` bekerja secara sendiri dan sebagai tambahan untuk `addEvenetListener`.
16+
penangan `button.onclick` bekerja secara sendiri dan sebagai tambahan untuk `addEvenetListener`.

2-ui/2-events/01-introduction-browser-events/03-which-handlers-run/task.md

Lines changed: 2 additions & 2 deletions
Original file line numberDiff line numberDiff line change
@@ -2,11 +2,11 @@ importance: 5
22

33
---
44

5-
# Pengendali mana yang dijalankan?
5+
# Penangan mana yang dijalankan?
66

77
Ada sebuah tombol pada variable. Tidak ada pengedali di tombol tersebut.
88

9-
Manakah pengendali yang dijalankan pada saat klik pada kode berikut ini? Manakah `alert` yang akan ditunjukan?
9+
Manakah penangan yang dijalankan pada saat klik pada kode berikut ini? Manakah `alert` yang akan ditunjukan?
1010

1111
```js no-beautify
1212
button.addEventListener("click", () => alert("1"));

2-ui/2-events/01-introduction-browser-events/article.md

Lines changed: 38 additions & 38 deletions
Original file line numberDiff line numberDiff line change
@@ -26,19 +26,19 @@ Berikut ini daftar peristiwa DOM yang paling berguna:
2626

2727
Masih banyak lagi peristiwa lain. Kita akan membahas lebih detail tentang peristiwa tertentu pada bab selanjutnya.
2828

29-
## Pengendali peristiwa (_Event handlers_)
29+
## Penangan peristiwa (_Event handlers_)
3030

31-
Untuk menanggapi sebuah perristiwa kita dapat membuat pengendali -- sebuah fungsi yang akan dijalankan pada saat peristiwa itu terjadi.
31+
Untuk menanggapi sebuah perristiwa kita dapat membuat penangan -- sebuah fungsi yang akan dijalankan pada saat peristiwa itu terjadi.
3232

33-
Pengendali adalah sebuah cara untuk menjalankan kode Javascript pada saat pengguna melakukan sesuatu.
33+
penangan adalah sebuah cara untuk menjalankan kode Javascript pada saat pengguna melakukan sesuatu.
3434

3535
Ada banyak cara untuk membuat sebuah handler. Mari kita pelajari, dimulai dari yang paling sederhana.
3636

3737
### Atribut HTML (_HTML-attribute_)
3838

39-
Sebuah pengendali bisa di atur pada HTML dengan menggunakan atribute `on<event>`.
39+
Sebuah penangan bisa di atur pada HTML dengan menggunakan atribute `on<event>`.
4040

41-
Contohnya, untuk mengatur sebuah pengendali `klik` untuk `input`, kita bisa gunakan `onclick`, seperti ini:
41+
Contohnya, untuk mengatur sebuah penangan `klik` untuk `input`, kita bisa gunakan `onclick`, seperti ini:
4242

4343
```html run
4444
<input value="Klik saya" *!*onclick="alert('Klik!')"*/!* type="button">
@@ -68,7 +68,7 @@ Seperti yang kita ketahui, atribut HTML tidak _case-sensitive_, jadi `ONCLICK`,
6868

6969
### Properti DOM (_DOM property_)
7070

71-
Sebuah pengendali bisa di atur menggunakan properti DOM`on<event>`.
71+
Sebuah penangan bisa di atur menggunakan properti DOM`on<event>`.
7272

7373
Contohnya, `elem.onclick`:
7474

@@ -83,7 +83,7 @@ Contohnya, `elem.onclick`:
8383
</script>
8484
```
8585

86-
Jika pengendali di atur menggunakan atribut-HTML maka peramban membaca, membuat sebuah fungsi baru dari konten atribute dan menulisnya pada properti DOM.
86+
Jika penangan di atur menggunakan atribut-HTML maka peramban membaca, membuat sebuah fungsi baru dari konten atribute dan menulisnya pada properti DOM.
8787

8888
Jadi cara ini sebenarnya sama dengan yang sebelumnya.
8989

@@ -109,26 +109,26 @@ Kedua kode ini memiliki cara kerja yang sama:
109109

110110
Pada contoh pertama, atribut HTML digunakan untuk menginisialisasikan `tombol.onclick`, sedangkan pada contoh kedua -- _script_, dan hanya itu perbedaanya.
111111

112-
**Karena hanya ada satu properti `onclick`, kita tidak bisa mengatur lebih dari satu pengendali peristiwa.**
112+
**Karena hanya ada satu properti `onclick`, kita tidak bisa mengatur lebih dari satu penangan peristiwa.**
113113

114-
Pada contoh dibawah menambah sebuah pengendali menggunakan Javascript akan menimpa pengendali yang sudah ada:
114+
Pada contoh dibawah menambah sebuah penangan menggunakan Javascript akan menimpa penangan yang sudah ada:
115115

116116
```html run height=50 autorun
117117
<input type="button" id="elem" onclick="alert('Sebelum')" value="Klik saya">
118118
<script>
119119
*!*
120-
elem.onclick = function() { // menimpa pengendali yang sudah ada
120+
elem.onclick = function() { // menimpa penangan yang sudah ada
121121
alert('Sesudah'); // hanya ini yang akan ditunjukan
122122
};
123123
*/!*
124124
</script>
125125
```
126126

127-
Untuk menghapus sebuah pengendali -- atur `elem.onclick = null`
127+
Untuk menghapus sebuah penangan -- atur `elem.onclick = null`
128128

129129
## Mengakses elemen: this
130130

131-
nilai dari `this` didalam pengendali adalah elemen tersebut. Elemen yang dimana pengendali itu berada.
131+
nilai dari `this` didalam penangan adalah elemen tersebut. Elemen yang dimana penangan itu berada.
132132

133133
Pada kode dibawah `button` menampilkan kontennya dengan menggunakan `this.innerHTML`:
134134

@@ -140,7 +140,7 @@ Pada kode dibawah `button` menampilkan kontennya dengan menggunakan `this.innerH
140140

141141
Jika kamu mulai bekerja dengan menggunakan peristiwa -- harap perhatikan beberapa detail.
142142

143-
Kita bisa mengatur sebuah fungsi yang telah ada sebagai pengendali:
143+
Kita bisa mengatur sebuah fungsi yang telah ada sebagai penangan:
144144

145145
```js
146146
function ucapkanTerimaKasih() {
@@ -168,7 +168,7 @@ Jika kita tambahkan tanda kurung, maka `ucapkanTerimaKasih()` menjadi proses pem
168168
<input type="button" id="button" onclick="ucapkanTerimaKasih()">
169169
```
170170

171-
Perbedaannya mudah untuk di jelaskan. Pada saat peramban membaca atribute, peramban akan membuat fungsi pengendali yang didalamnya terdapat konten dari atribut tersebut.
171+
Perbedaannya mudah untuk di jelaskan. Pada saat peramban membaca atribute, peramban akan membuat fungsi penangan yang didalamnya terdapat konten dari atribut tersebut.
172172

173173
Jadi HTML akan menghasilkan properti ini:
174174
```js
@@ -179,7 +179,7 @@ button.onclick = function() {
179179
};
180180
```
181181

182-
**Jangan gunakna `setAttribute` untuk membuat pengendali.**
182+
**Jangan gunakna `setAttribute` untuk membuat penangan.**
183183

184184
Penggunaan tersebut tidak akan berjalan:
185185

@@ -191,25 +191,25 @@ document.body.setAttribute('onclick', function() { alert(1) });
191191

192192
**Properti DOM mementingkan kesamaan huruf.**
193193

194-
Atur sebuah pengendali ke `elem.onclick`, bukan `elem.ONCLICK`, karena properti DOM mementingkan kesamaan huruf (_case-sensitive_).
194+
Atur sebuah penangan ke `elem.onclick`, bukan `elem.ONCLICK`, karena properti DOM mementingkan kesamaan huruf (_case-sensitive_).
195195

196196
## tambahkanPendengarPeristiwa (_addEventListener_)
197197

198-
Salah satu masalah mendasar pada cara mengatur pengedali sebelumnya -- kita tidak bisa mengatur beberapa pengendali pada sebuah peristiwa.
198+
Salah satu masalah mendasar pada cara mengatur pengedali sebelumnya -- kita tidak bisa mengatur beberapa penangan pada sebuah peristiwa.
199199

200200
Mari kata, sebuah bagian pada koded kita ingin menyoroti sebuah tombol pada saat diklik, dan satu lagi ingin menunjukan seubah pesan pada proses pengklikan tersebut.
201201

202-
Kita ingin mengatur dua pengendali peristiwa untuk hal tersebut. Tapi properti DOM yang baru akan menimpa properti DOM yang telah ada.
202+
Kita ingin mengatur dua penangan peristiwa untuk hal tersebut. Tapi properti DOM yang baru akan menimpa properti DOM yang telah ada.
203203

204204
```js no-beautify
205205
input.onclick = function() { alert(1); }
206206
// ...
207207
input.onclick = function() { alert(2); } // menganti pengedali yang lama
208208
```
209209

210-
Pengembang dari standar situs web paham sejak lama, dan menyarankan cara alternatif untuk mengelola pengendali menggunakan metode khusus `addEventListener` dan `removeEventListener`. Kedua hal tersebut tidak memiliki permasalahan seperti itu.
210+
Pengembang dari standar situs web paham sejak lama, dan menyarankan cara alternatif untuk mengelola penangan menggunakan metode khusus `addEventListener` dan `removeEventListener`. Kedua hal tersebut tidak memiliki permasalahan seperti itu.
211211

212-
Sintaks (_syntax_) untuk menambahkan sebuah pengendali:
212+
Sintaks (_syntax_) untuk menambahkan sebuah penangan:
213213

214214
```js
215215
element.addEventListener(event, handler, [options]);
@@ -218,23 +218,23 @@ element.addEventListener(event, handler, [options]);
218218
`peristiwa`/`event`
219219
: nama Peristiwa, contoh `"click"`.
220220

221-
`pengendali`/`handler`
222-
: pengendali fungsi.
221+
`penangan`/`handler`
222+
: penangan fungsi.
223223

224224
`pilihan`/`options`
225225
: sebuah objek pilihan tambahan dengan properti:
226226
- `once`: jika `true`, maka pendengar akan secara otomatis dihapus setelah terpicu.
227227
- `capture`: fase dimana untuk menangani peristiwa, akan di bahas lebih lanjut pada bab <info:bubbling-and-capturing>. untuk alasan sejarah, `options` bisa juga diatur `false/true`, sama halnya dengan `{capture: false/true}`.
228-
- `passive`: jika `true`, maka pengendali tidak akan memanggil `preventDefault()`, kita akan membahas lebih lanjut pada bab <info:default-browser-action>.
228+
- `passive`: jika `true`, maka penangan tidak akan memanggil `preventDefault()`, kita akan membahas lebih lanjut pada bab <info:default-browser-action>.
229229

230-
Untuk menghapus pengendali, gunakan `removeEventListener`:
230+
Untuk menghapus penangan, gunakan `removeEventListener`:
231231

232232
```js
233233
element.removeEventListener(event, handler, [options]);
234234
```
235235

236236
````warn header="Penghapusan membutuhkan fungsi yang sama"
237-
Untuk menghapus sebuah pengendali kita melewatkan fungsi yang sama dengan yang kita atur.
237+
Untuk menghapus sebuah penangan kita melewatkan fungsi yang sama dengan yang kita atur.
238238
239239
Ini tidak akan berfungsi:
240240
@@ -258,34 +258,34 @@ input.addEventListener("click", handler);
258258
input.removeEventListener("click", handler);
259259
```
260260
261-
Harap dicatat -- Jika kita tidak menyimpan fungsi tersebut kedalam variable, maka kita tidak bisa menghapusnya. Tidak ada cara untuk "membaca kembali" pengendali yang di atur pada `addEventListener`.
261+
Harap dicatat -- Jika kita tidak menyimpan fungsi tersebut kedalam variable, maka kita tidak bisa menghapusnya. Tidak ada cara untuk "membaca kembali" penangan yang di atur pada `addEventListener`.
262262
````
263263

264-
Beberapa pemanggilan ke `addEventListener` mengijinkan untuk menambahkan beberapa pengendali, seperti ini:
264+
Beberapa pemanggilan ke `addEventListener` mengijinkan untuk menambahkan beberapa penangan, seperti ini:
265265

266266
```html run no-beautify
267267
<input id="elem" type="button" value="Klik saya"/>
268268

269269
<script>
270-
function pengendali1() {
270+
function penangan1() {
271271
alert('Terima Kasih!');
272272
};
273273
274-
function pengendali2() {
274+
function penangan2() {
275275
alert('Terima Kasih lagi!');
276276
}
277277
278278
*!*
279279
elem.onclick = () => alert("Halo");
280-
elem.addEventListener("click", pengendali1); // Terima Kasih!
281-
elem.addEventListener("click", pengendali2); // Terima Kasih lagi!
280+
elem.addEventListener("click", penangan1); // Terima Kasih!
281+
elem.addEventListener("click", penangan2); // Terima Kasih lagi!
282282
*/!*
283283
</script>
284284
```
285285

286-
Seperti yang bisa kita lihat pada contoh di atas, kita bisa mengatur *kedua* pengendali menggunakan properti DOM dan `addEventListener`. Tapi pada umumnya kita hanya akan menggunakan salah satu.
286+
Seperti yang bisa kita lihat pada contoh di atas, kita bisa mengatur *kedua* penangan menggunakan properti DOM dan `addEventListener`. Tapi pada umumnya kita hanya akan menggunakan salah satu.
287287

288-
````warn header="Untuk beberapa peristiwa, pengendali bekerja hanya dengan `addEventListener`"
288+
````warn header="Untuk beberapa peristiwa, penangan bekerja hanya dengan `addEventListener`"
289289
Ada beberapa peristiwa yang tidak dapat di atur menggunakan properti DOM. hanya dengan `addEventListener`.
290290

291291
Contohnya, peristiwa `DOMContentLoaded`, yang akan terpicu pada saat dokumen telah berhasil di dimuat dan dibuat.
@@ -310,7 +310,7 @@ Jadi `addEventListener` lebih universal. Walaupun, aturan semacam itu merupakan
310310
311311
Untuk menangani peristiwa secara benar sebuah peristiwa kita mau tahu lebih tentang apa yang terjadi. Tidak hanya sebuah "klik" atau sebuah "penekanan tombol", tapi apa koordinat pointer? tombol mana yang di tekan? dan seterusnya.
312312
313-
Pada saat sebuah peristiwa terjadi, peramban akan membuat *objek peristiwa*, memasukan detail kedalamnya dan meneruskan peristiwa tersebut ke pengendali sebagai sebuah argumen.
313+
Pada saat sebuah peristiwa terjadi, peramban akan membuat *objek peristiwa*, memasukan detail kedalamnya dan meneruskan peristiwa tersebut ke penangan sebagai sebuah argumen.
314314
315315
Ini merupakan contoh cara untuk mendapat koordinat pointer dari objek peristiwa:
316316
@@ -332,21 +332,21 @@ Beberapa properti dari objek `peristiwa`:
332332
: Tipe peristiwa, disini tipenya `"click"`.
333333
334334
`peristiwa.currentTarget`
335-
: elemen yang ditangani oleh peristiwa. Sama persis dengan `this`, kecuali jika pengendali merupakan fungsi anak panah (arrow function), atau `this` sudah di atur untuk hal lain, maka kita dapat menggunakan `peristiwa.currentTarget` untuk mendapati elemen.
335+
: elemen yang ditangani oleh peristiwa. Sama persis dengan `this`, kecuali jika penangan merupakan fungsi anak panah (arrow function), atau `this` sudah di atur untuk hal lain, maka kita dapat menggunakan `peristiwa.currentTarget` untuk mendapati elemen.
336336
337337
`peristiwa.clientX / peristiwa.clientY`
338338
: koordinat kursor relatif pada jendela (window), untuk peristwa pointer.
339339
340340
Masih banyak lagi properti. Banyak yang tergantung pada tipe peristiwa: peristiwa papan ketik memilik satu set properti, peristiwa pointer - memiliki set yang berbeda, kita nanti akan mempelajari mereka pada saat kita mendapati peristiwa lainnya secara detail.
341341
342-
````smart header="Objek peristiwa juga ada pada pengendali HTML"
343-
Jika kita mengatur pengendali pada HTML, kita bisa juga menggunakan objek peristiwa, seperti ini:
342+
````smart header="Objek peristiwa juga ada pada penangan HTML"
343+
Jika kita mengatur penangan pada HTML, kita bisa juga menggunakan objek peristiwa, seperti ini:
344344
345345
```html autorun height=60
346346
<input type="button" onclick="*!*alert(event.type)*/!*" value="Tipe Peristiwa">
347347
```
348348
349-
Ini terjadi karena pada saat peramban membaca atribut, itu membuat sebuah pengendali seperti ini: `function(event) {alert(event.type) }`. yaitu: argumen pertamanya disebut dengan `"event"`, dan tubuhnya di ambil dari atribut.
349+
Ini terjadi karena pada saat peramban membaca atribut, itu membuat sebuah penangan seperti ini: `function(event) {alert(event.type) }`. yaitu: argumen pertamanya disebut dengan `"event"`, dan tubuhnya di ambil dari atribut.
350350
````
351351

352352

0 commit comments

Comments
 (0)