Skip to content

Commit df6cbef

Browse files
committed
fix(i18n): 1.02.01
1 parent 7c8c6eb commit df6cbef

File tree

1 file changed

+4
-13
lines changed

1 file changed

+4
-13
lines changed

1-js/02-first-steps/01-hello-world/article.md

Lines changed: 4 additions & 13 deletions
Original file line numberDiff line numberDiff line change
@@ -1,10 +1,6 @@
11
# Hello, world!
22

3-
<<<<<<< HEAD
4-
Tutorial yang kamu sedang baca adalah inti JavaScript, bersifat platform-independent. Nanti kamu akan belajar tentang Node.js dan platform lain yang menggunakannya.
5-
=======
6-
This part of the tutorial is about core JavaScript, the language itself. Later on, you'll learn about Node.js and other platforms that use it.
7-
>>>>>>> a0266c574c0ab8a0834dd38ed65e7e4ee27f9cdb
3+
Bagian dari tutorial ini ialah tentang inti JavaScript itu sendiri. Nanti, kamu akan belajar tentang Node.js dan platform lain yang menggunakannya.
84

95
Tapi kita butuh lingkungan kerja untuk menjalankan scripts kita dan, karena buku ini online, peramban adalah pilihan yang baik. Kita akan menjaga supaya jumlah perintah yang spesifik peramban (seperti `alert`) seminimum mungkin sehingga kamu tak boros waktu di situ jika kamu berencana untuk fokus ke lingkungan lain (seperti Node.js). Kita akan fokus ke JavaScript di peramban dalam [bagian selanjutnya](/ui) dari tutorial ini.
106

@@ -49,13 +45,8 @@ Tag `<script>` mengandung kode JavaScript yang otomatis dieksekusi ketika peramb
4945

5046
Tag `<script>` punya beberapa attribut yang jarang dipakai akhir-akhir ini tapi masih bisa ditemukan dalam kode lama:
5147

52-
<<<<<<< HEAD
5348
Atribut `type`: <code>&lt;script <u>type</u>=...&gt;</code>
54-
: Standar HTML jadul, HTML4, mengharuskan script memiliki `type`. Biasanya `type="text/javascript"`. Sekarang sudah tak perlu. Selain itu, standar HTML modern, HTML5, merubah total arti atribut ini. Sekarang, itu bisa digunakan untuk module JavaScript. Tapi itu topik berat; kita akan membicarakan tentang module di bagian lain dari tutorial ini.
55-
=======
56-
The `type` attribute: <code>&lt;script <u>type</u>=...&gt;</code>
57-
: The old HTML standard, HTML4, required a script to have a `type`. Usually it was `type="text/javascript"`. It's not required anymore. Also, the modern HTML standard, HTML5, totally changed the meaning of this attribute. Now, it can be used for JavaScript modules. But that's an advanced topic; we'll talk about modules in another part of the tutorial.
58-
>>>>>>> a0266c574c0ab8a0834dd38ed65e7e4ee27f9cdb
49+
: Standar HTML lawas, HTML4, mengharuskan script memiliki `type`. Biasanya `type="text/javascript"`. Sekarang sudah tak diperlukan. Selain itu, standar HTML modern, HTML5, menguubah total makna atribut ini. Sekarang, ia bisa digunakan untuk modul JavaScript. Tapi itu topik berat; kita akan membahas modul di bagian lain dari tutorial ini.
5950

6051
Atribut `language`: <code>&lt;script <u>language</u>=...&gt;</code>
6152
: Atribut ini untuk menampilkan bahasa script. Atribut ini tak lagi dibutuhkan karena JavaScript adalah bahasa default. Tak usah menggunakan itu lagi.
@@ -84,9 +75,9 @@ File script ditempel ke HTML dengan atribut `src`:
8475

8576
Di sini, `/path/to/script.js` adalah jalur ke file script (dari root sitius).
8677

87-
Kamu juga bisa menyediakan jalur relatif dari laman ini. Contohnya, `src="script.js"` berarti file `"script.js"` di folder saat ini.
78+
Kamu juga bisa menyediakan jalur relatif dari laman ini. Misalnya, `src="script.js"` berarti file `"script.js"` dalam folder saat ini.
8879

89-
Kamu bisa pasang URL penuh juga. Contohnya:
80+
Kamu bisa memasang URL penuh juga. Misalnya:
9081

9182
```html
9283
<script src="https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/lodash.js/3.2.0/lodash.js"></script>

0 commit comments

Comments
 (0)